Memang sonizen, kata tersebut biasa dirangkai dengan ucapan “mohon maaf lahir dan batin”, seolah-olah ungkapan minal aidin wal faizin mengandung arti “mohon maaf lahir dan batin” padahal bukan itu artinya.
Ungkapan minal ‘aidin wal
faizin mengandung dua kata pokok, yaitu kata ‘aidin dan kata
al-faizin.
‘Aidin artinya “orang yang kembali”.
Bentuk dasarnya adalah ‘id yang artinya kembali.
Al-Faizin
artinya “orang-orang yang beruntung”, dari kata faza
yang artinya keberuntungan atau kemenangan.

